Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sepak Bola

Bubarkan PSSI dan KPSI Sambil Menunggu Sanksi FIFA

Gambar
Akhirnya bentuk kecintaan saya terhadap sepak bola nasional berujung negartif, yaitu ingin segera FIFA memberikan sanksi terhadap sepak bola Indonesia, bukan apa - apa, jika tidak diberi sanksi saya ragu sepak bola Indonesia bisa lebih baik. Melihat perkembangan penggabungan kubu yang bertikai yang selalu berujung buntu, maka saya beranggapan keongurusan tidak akan berjalan baik bahkan akan terus bertikai. Sambil menunggu ada baiknya PSSI dan KPSI segera membubarkan diri, semua rakyar udah bosan dengan kisruh yang terjadi. Dan jika Indonesia benar-benar terkena sanksi FIFA maka tanggung jawab ada ditangan PSII dan KPSI, mereka harus bertanggung jawab. Lalu kenapa saya berharap ada sanksi ? karena tanpa sanksi dari FIFA dijamin PSSI dan KPSI akan tetap berselisih dan tidak akan bersatu. Lalu bagaimana jika terkena sanksi maka setidaknya mereka harus saling bertarung membuktikan mana yang bersalah dan harus bertanggung jawab,  kaena saya yakin keduanya akan saling menyalah...

Denda PSSI Untuk Club sepak Bola Tidak Pantas Untuk Dilakukan

Kisruh PSSI menuju babak baru dimana perang antara petinggi yang mengaku membela kepentingan sepak bola Nasional mulai saling menyerang lawannya. Para petinggi yang berada diluar PSSI mulai menekan untuk dilakukan statuta PSSI untuk yang kedua kalinya, sedangkan kubu PSSI tidak mau kalah mereka mulai mengeluarkan sanksi yang harus diterima oleh club-club yang keluar dari Liga yang dikelola PSSI. Seperti degradasi dan denda yang harus diterima oleh klub. Degradasi mungkin hal yang bisa diterima jika sebuah klub telah melakukan kesalaha, tetapi denda untuk sebuah klub dengan nilai yang besar tidak pantas untuk diberikan buat klub. Dimana saat ini klub-klub sepak bola yang ada sedang dalam keadaan yng kurang baik dari segi keuangan dengan adanya larangn penggunaan APBD, seharusnya PSSI bisa mencari hukuman yang lain yang tidak membuat klub menjadi tambah sulit dari segi keuangan, sehingga klub tidak harus meminta dana dari politikus dan mampu membiayai aggarannya dari pendapatan merek...

Pilih Mana ISL Atau IPL

Pesepak bolaan nasional mengalami gejolak babak kedua, setelah tahun sebelumnya terjadi hal yang sama dan bisa diselesaikan dengan cara statuta. Tetapi ternyata hal itu hanya bertahan sangat sebentar dimana muncul lagi kekacauan yang sama bahkan mungkin sekarang bisa lebih parah. Sepak  bola memang tidak terlepas dari unsur politik dan uang. Kecintaan masyarakat membuatnya lahan bagi sebuah kekuasaan dan kekayaan, dan itu pula yang membuat kekacauan. Pecinta sepak bola nasional harus memilih lagi liga yang harus didukungnya, dukungan itu penting, dimana cuek dan netral tidak akan memberikan dampak apa-apa bahkan membawa keadaan sepak bola Indonesia semakin terpuruk. Kita harus mendukung salah satu dari ISL dan IPL, bukan untuk menjatuhkan salah satu tetapi keharusan yang harus dilakukan dimana tidak ada dua kompetisa didalam satu Negara. Mendukung bukan harus mempertahankan sampai mati tetapi juga harus mengalah bila apa yang kita dukung kalah dalam segi dukungan dimana...

Popularitas Dan Sepak Bola

Sekarang pemain bola indonesia bukan hanya sebagai pemain bola tetapi juga menjadi artis loh,, hal ini sebenarnya bagus dimana dengan begitu maka sepak bola nasional akan semakin berkembang dimana banyak orang yang akan tertarik melihat pertandingan sepak bola dan mengikuti berita sepak bola, secara pemainnya artis gitu loh.,, jadi dengan begitu maka sepak bola nasional juga tidak akan terlalu memberatkan keuangan daerah seperti sebelumnya. Dimana para sponsor mau masuk dan mendanai klub. Popularitas pemain sepak bola juga tidak selalu berdampak bagus ada juga dampak jleknya, contohnya seorang pemain yang masuk tim nasional garuda, pasti mendapatkan popularitas seperti saat ini, tetapi popularitas yang didapat malah membuat kualitas dalam sepak bepak bolanya menurun karena kurang latihan malah banyak membuat iklan, bahkan jadi bintang sinetron. Mungkin hal itu boleh aja, toh itu pilihan yang bebas dipilih oleh individu, tetapi jelas itu merugikan dimana kita akan kehilangan potens...

Jangan Politisi Bola Kami

"Jangan Politisi Bola Kami" itu adalah kata yang keluar dari seorang pecinta bola negri ini, menginginkan pesepak bolaannya lebih maju dan berkembang. Tapi melihat keadaan seperti saat ini mungkn hal itu akan jauh dari harapan. Liga yang menjadi kacau lagi, tidak pernah menang dalam kualifikasi piala  dunia, dan sebagainya menjadi masalah yang sulit untuk diselesaikan. Reformasi pada tubuh PSSI sendiri seakan-akan hanya menggulingkan sebuah tirani dan mendirikan tirani yang baru bahkan lebih kejam dan licik dari sebelumnya. Perpecahan liga yang sebelumnya sudah terjadi, kini terulang kembali. Kita para pecinta hanya bisa berharap semoga para petinggi sepak bola negri ini bisa membawa perubahan dan persatuan, bukan hanya mementingkan keuntungan dan kepentingan kelompok semata. Tak sepantasnya persoalan politik dibawa dalam sepak bola, karna sepak bola tidak melihat perbedaan politik, agama bahkan sosial. Dalam sepak bola kita harus menjadi satu mendukung garuda dipentas...